Infrastruktur Digital Adaptif Jadi Kunci Ketahanan Perbankan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri perbankan nasional kini memperkuat infrastruktur teknologi yang fleksibel dan andal untuk menghadapi transformasi digital yang masif. Kebutuhan ini dibahas dalam Lintasarta Executive Dialogue yang melibatkan pimpinan bank Himbara, Perbanas, Asbanda, serta pejabat BI dan OJK. Fokus utama adalah mengatasi fluktuasi kebutuhan kapasitas teknologi yang terjadi saat periode tutup buku, pemrosesan gaji, pemulihan bencana, maupun peluncuran aplikasi baru.
Sebagai solusi, Lintasarta memperkenalkan Bandwidth on Demand (BWoD) yang memungkinkan bank menyesuaikan kapasitas bandwidth secara mandiri dan fleksibel. Layanan ini mampu menyediakan kapasitas hingga 1 Gbps di wilayah yang siap secara teknis. CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menegaskan bahwa infrastruktur digital yang adaptif sangat krusial agar perbankan dapat mengikuti perubahan kebutuhan bisnis dengan cepat.
Bagikan
Berita terkait
Perbankan Nasional Hadapi Era Baru, Infrastruktur Digital Jadi Kunci Ketahanan Layanan
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 22.12
Antisipasi Lonjakan Transaksi Akhir Tahun, Bank Butuh Bandwidth Fleksibel
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 20.15
Lintasarta Bawa Solusi 4C Perkuat Infrastruktur Digital BPD
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.47
Lima tahun Holding UMi buka jalan nasabah PNM naik kelas
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 05.31