Lonjakan Harga Bensin Akibat Ketegangan AS-Iran, Dampak Ekonomi Regional
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menyebabkan lonjakan harga bensin di AS. Harga rata-rata bensin AS mencapai US$4,13 per galon (Rp72.700), naik hampir US$1 dibandingkan tahun sebelumnya, melampaui rekor sebelumnya US$3,83 per galon pada 2022. Stok bensin AS turun menjadi 205,7 juta barel, di bawah rata-rata lima tahunan Agustus sebesar 217,6 juta barel. Harga minyak mentul US$90 per barel dan ekspor produk olahan minyak naik lebih dari 10% dibandingkan tahun sebelumnya.
Di Indonesia, Iran menangani krisis ekonomi melalui peningkatan harga bensin menjadi 10.000 toman per liter untuk konsumsi di atas 110 liter per bulan. Sementara itu, harga diesel AS mencapai rekor tertinggi, naik sekitar 90% sejak sebelum perang, berpotensi meningkatkan risiko inflasi di sektor produksi dan transportasi serta memicu kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Keputusan Trump Bikin Warga Sengsara, Bensin Tembus Rp72.700
8 September 2026 pukul 07.35 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Perang Berlarut, Ekonomi Iran dan AS Sama-sama Babak Belur
8 September 2026 pukul 07.56 · Baca aslinya ↗