LPEI Perkuat Peran sebagai Policy Bank untuk Dukung Ekspor Nasional
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) memperkuat peran sebagai policy bank untuk mendukung ekspor nasional. LPEI meningkatkan kapasitas pembiayaan untuk mengisi kesenjangan pasar yang belum dilayani oleh lembaga keuangan komersial, dengan fokus pada sektor unggulan seperti tekstil, sepatu, baja, furniture, serta upaya ekspor ke pasar nontradisional seperti Nepal, Senegal, Filipina, Malaysia, Amerika Serikat, Timor Leste, dan Arab Saudi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta bunga pembiayaan yang lebih murah dan menyebut KPI pendapatan bunga LPEI perlu diturunkan agar efektif menjawab harapan pelaku usaha. Dampak sosial dan ekonomi LPEI mencapai 3,49 kali dari setiap rupiah yang disalurkan per Juni 2026, berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. LPEI dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 dengan mandat mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong ekspor nasional. Sebagai Special Mission Vehicle (SMV), LPEI dirancang untuk mengisi kesenjangan pasar yang belum terlayani oleh mekanisme pasar. Purbaya meminta LPEI menawarkan bunga pembiayaan yang kompetitif dan menurunkan KPI pendapatan bunga jika diperlukan untuk mendukung pelaku usaha.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
17 Tahun Berdiri, LPEI Perkuat Peran 'Policy Bank' Dukung Ekspor Nasional
13 September 2026 pukul 14.41 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Saat Bank Komersial Enggan Biayai, LPEI Turun Tangan Bantu Eksportir
13 September 2026 pukul 16.00 · Baca aslinya ↗