Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Mahfud MD dan Agung Baskoro Rangkum Khittah NU serta Harapan PBNU Era Baru

Mahfud MD meluruskan bahwa Khittah NU 1984 tidak larang berpolitik, melainkan harus netral dari partai politik namun tetap berpolitik aspiratif, kebangsaan, dan moral tinggi. Contohnya, Gus Dur menjalankan politik untuk membela kelompok tertindas dan memperbaiki kebijakan pemerintah, sekaligus memperkenalkan kader untuk posisi strategis dalam pemerintahan sebagai kontribusi personal. Sementara itu, Agung Baskoro mengapresiasi harapan masyarakat terhadap PBNU dalam era kepengurusan baru, sekaligus menekankan pentingnya jarak ideal dengan pemerintah melalui dialog kritis tetapi tetap menjadi penasihat pemerintah dan penyeimbang. PBNU dinilai memiliki posisi strategis sebagai ormas Islam dengan basis massa besar untuk memberikan alarm sosial-politik, sekaligus membutuhkan konsolidasi internal melalui penguatan Khittah dan AHWA untuk mengawasi kinerja Tanfidziyah. Terpilihnya Gus Kikin diharapkan memperkuat khittah NU melalui tata kelola organisasi yang transparan, akuntabilitas keuangan, dan kaderisasi berbasis merit.

Menurut tiap media