Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Makan Malam Berat dan Makan Tengah Malam Berisiko Ganggu Tidur dan Pencernakan

Beberapa sumber melaporkan bahwa pola makan malam yang tidak tepat dapat mengganggu kualitas tidur dan pencernaan. JPNN.com menyebutkan bahwa konsumsi makanan tertentu saat malam menyebabkan tubuh perlu waktu lama untuk mencerna, sehingga berdampak negatif pada kualitas tidur. Gejala yang disebutkan meliputi gas, keasaman, refluks asam, hingga mulas. Media Indonesia menambahkan bahwa makan tengah malam, baik makanan berat maupun camilan, menyebabkan perut kembung, mulas, dan memperparah gejala GERD. Perbedaan klaim muncul terkait jumlah makanan: JPNN.com tidak menyebutkan angka spesifik, sementara Media Indonesia menyebutkan 13 dampak negatif dari kebiasaan ini. Selain masalah pencernaan, Media Indonesia menekankan risiko peningkatan asupan kalori, kenaikan berat badam, dan gangguan ritme sirkadian, yang tidak dibahas secara rinci oleh JPNN.com. Kedua sumber setuju bahwa konsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat olahan di larut malam tidak ideal, namun hanya Media Indonesia yang menyebutkan dampaknya pada kontrol gula darah dan ketidakteraturan jadwal makan.

Menurut tiap media