Malaysia laksana operasi penyemaian awan tiga hari di Sarawak untuk atasi kabut asap dari kebakaran hutan Kalimantan
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Pemerintah Malaysia menggelar operasi penyemaian awan selama tiga hari di Sarawak, melibatkan Angkatan Udara, BNPB, NADMA, dan Meteorologi Malaysia dengan pesawat C-130 menyebarkan larutan garam pada ketinggian 5.000-7.000 kaki. Operasi ini menargetkan tujuh lokasi di Sarawak, termasuk tiga bendungan utama (Batang Ai, Bakun, Murum) dan 13 daerah tangkapan air, guna meningkatkan cadangan air dan mengurangi dampak kabut asap dari kebakaran hutan di Kalimantan. API di tujuh lokasi di atas 300, dengan Serian mencapai 475. Malaysia juga meminta izin kepada Indonesia untuk melakukan penyemaian awan di wilayah udara Indonesia. Diperkirakan 95.000 hektare lahan terbakar di Indonesia pada Juli 2026, dengan total akumulasi hingga akhir Juli mencapai sekitar 202.000 hektare. Kabut asap ini juga menyebar ke wilayah Malaysia dan Filipina, menimbulkan kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi berlanjut hingga Oktober. Lebih dari 450 ribu kotak air disalurkan akibat kekeringan yang diperparah musim kemarau panjang dan fenomena El Nino. Otoritas imbau pembatasan aktivitas luar ruangan dan penggunaan masker.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Malaysia Kerahkan Operasi Hujan Buatan Tangani Asap Karhutla
3 September 2026 pukul 17.34 · Baca aslinya ↗
Tangani Asap Lintas Batas dari Kalimantan, Malaysia Mulai Penyemaian Awan di Sarawak
3 September 2026 pukul 19.16 · Baca aslinya ↗
kumparan
Malaysia Gelar Penyemaian Awan Atasi Kabut Asap Karhutla Indonesia di Sarawak
4 September 2026 pukul 09.17 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Malaysia Gelar Operasi Menyemai Awan Selama 3 Hari demi Kurangi Kabut Asap
4 September 2026 pukul 09.34 · Baca aslinya ↗