Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Malaysia laksana operasi penyemaian awan tiga hari di Sarawak untuk atasi kabut asap dari kebakaran hutan Kalimantan

Pemerintah Malaysia menggelar operasi penyemaian awan selama tiga hari di Sarawak, melibatkan Angkatan Udara, BNPB, NADMA, dan Meteorologi Malaysia dengan pesawat C-130 menyebarkan larutan garam pada ketinggian 5.000-7.000 kaki. Operasi ini menargetkan tujuh lokasi di Sarawak, termasuk tiga bendungan utama (Batang Ai, Bakun, Murum) dan 13 daerah tangkapan air, guna meningkatkan cadangan air dan mengurangi dampak kabut asap dari kebakaran hutan di Kalimantan. API di tujuh lokasi di atas 300, dengan Serian mencapai 475. Malaysia juga meminta izin kepada Indonesia untuk melakukan penyemaian awan di wilayah udara Indonesia. Diperkirakan 95.000 hektare lahan terbakar di Indonesia pada Juli 2026, dengan total akumulasi hingga akhir Juli mencapai sekitar 202.000 hektare. Kabut asap ini juga menyebar ke wilayah Malaysia dan Filipina, menimbulkan kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi berlanjut hingga Oktober. Lebih dari 450 ribu kotak air disalurkan akibat kekeringan yang diperparah musim kemarau panjang dan fenomena El Nino. Otoritas imbau pembatasan aktivitas luar ruangan dan penggunaan masker.

Menurut tiap media