Tangani Asap Lintas Batas dari Kalimantan, Malaysia Mulai Penyemaian Awan di Sarawak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Malaysia memulai operasi penyemaian awan selama tiga hari di Sarawak bagian timur untuk memulihkan ketinggian air di bendungan penting seperti Batang Ai, Bakun, dan Murum, sekaligus menekan dampak kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di Indonesia. Operasi ini difokuskan pada wilayah yang terdampak langsung akibat kekeringan yang diperparah musim kemarau panjang dan fenomena El Nino. Malaysia juga meminta izin kepada Indonesia untuk melakukan penyemaian awan di wilayah udara Indonesia guna mengatasi kabut asap lintas batas. Hampir 95.000 hektare lahan di Indonesia terbakar pada Juli 2026, dengan estimasi total luas lahan terbakar mencapai sekitar 202.000 hektare hingga akhir Juli. Kabut asap ini juga menyebar ke wilayah Malaysia dan Filipina, menimbulkan kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlanjut hingga Oktober.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 20.11
Hotspot Karhutla Melonjak Lagi, Kalbar-Kalteng Jadi Prioritas
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 11.23
Soroti Ancaman Karhutla 2027, Riyono: Denda Bagi Korporasi Perusak Hutan Mencapai Rp 6,6 Triliun
JawaPos · 2 September 2026 pukul 22.00
Hotspot Karhutla di Kalbar dan Kalteng Kembali Melonjak, Pemerintah Pastikan jadi Prioritas Nasional
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 21.21
Kebakaran Hutan Picu 50.891 Kasus ISPA dalam Dua Bulan
Berita terkait
Malaysia Kerahkan Operasi Hujan Buatan Tangani Asap Karhutla
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.34
Karhutla Indonesia Meningkat, El Nino Bikin Kebakaran Makin Parah
Detik.com · 1 September 2026 pukul 09.15
Menteri Kehutanan: Hotspot Naik, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah Prioritas
VOI · 2 September 2026 pukul 18.15
Gunung Lakawan Enrekang Terbakar, Petugas Kesulitan Padamkan Api
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.45