Manufaktur Harus Tumbuh 25-30% untuk Capai Pertumbuhan 8%
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Apindo menyatakan sektor manufaktur harus meningkatkan kontribusi terhadap PDB menjadi 25%-30% untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional 8%. Saat ini, kontribusi manufaktur hanya sekitar 19%, bahkan turun menjadi 16% jika CPO dikeluarkan. Penurunan ini dipicu oleh regulasi ketenagakerjaan sejak UU No. 13 Tahun 2003, berdampak pada sempitnya peluang kerja formal dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 7,22 juta orang per Februari 2026.
Untuk mengatasi hal ini, Apindo mengusulkan prinsip 'flexicurity' dalam revisi UU Ketenagakerjaan guna menyeimbangkan fleksibilitas pengusaha dan perlindungan pekerja. Rendahnya produktivitas pekerwi Indonesia (peringkat 48 dunia) menjadi kendala yang meningkatkan biaya operasional akibat tingginya lembur. DPR dan pemerintah sedang membahas RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dengan menggeser konsep 'kerja tetap' menjadi 'tetap kerja' untuk memastikan perlindungan pekerja tetap terjamin meski berpindah perusahaan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Mencari Titik Temu antara Perlindungan Pekerja dan Penciptaan Kerja
25 September 2026 pukul 15.36 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Pemerintah Pengin Ekonomi Tumbuh 8%, Manufaktur Jangan Sampai Loyo!
26 September 2026 pukul 18.25 · Baca aslinya ↗