Massa Soraki Andre Rosiade soal RUU Perampasan Aset, DPR Komitedkan Pengesahan 15 Desember 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, disoroti massa aksi di depan DPR RI pada Kamis (27/8) terkait RUU Perampasan Aset. Massa menuntut pengesahan segera dan menolak target 15 Desember 2026 yang ditetapkan DPR. Andre menyatakan DPR telah menandatangani komitmen tertulis untuk menyelesaikan RUU paling lambat 15 Desember 2026, bahkan siap mengundurkan diri jika tidak tercapai. Ia juga mengajak massa memberi masukan materi bersama Komisi III DPR RI.
Massa tetap tidak puas dan teriak-teriakkan 'Turun, turun. Kita nggak percaya.' sebagai bentuk penolakan terhadap janji DPR. Sorogan ini terjadi saat Andre menyampaikan hasil audiensi terkait RUU Perampasan Aset.
Detik.com melaporkan bahwa DPR telah menerima seluruh aspirasi massa dan memberikan jaminan keamanan kepada peserta aksi yang akan diberi pendampingan aparat saat pulang. Proses pembahasan RUU masih melalui tahapan RDPU, harmonisasi, dan DIM pemerintah. Target 15 Desember 2026 diduga merupakan hasil perhitungan Komisi III dengan mempertimbangkan seluruh tahap legislasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Momen Andre Rosiade Disoraki Massa di Depan DPR: Kita Tidak Percaya
27 Agustus 2026 pukul 15.00 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Andre Rosiade: Semua Aspirasi Diterima, RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember
27 Agustus 2026 pukul 16.57 · Baca aslinya ↗