Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Megawati Peringati Sejarah Bung Karno di Upacara HUT ke-81 RI

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Senin (17/8/2026). Dalam sambutannya, Megawati mengingat pengorbanan Bung Karno yang menghabiskan sekitar 18 tahun dalam penahanan dan pengasingan. Detik.com dan JPNN.com menyebutkan rincian 12 tahun penjara dan pengasingan di masa kolonial Belanda, dua tahun pengasingan saat revolusi fisik, dan empat tahun ditahan tanpa proses pengadilan pada masa Orde Baru. Megawati menegaskan bahwa 18 tahun tersebut bukan sekadar hitungan waktu, tetapi pengorbanan nyata demi kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.

Megawati memperingatkan keras kader PDIP yang tidak mengikuti arahan partai atau enggan menyuarakan nama Bung Karno, bahkan mengancam untuk memecat mereka dari partai. Warta Ekonomi dan kumparan melaporkan pernyataan serupa bahwa kader yang takut menyebut nama Bung Karno akan diberi sanksi. Megawati juga menegaskan bahwa Bung Karno bukan milik keluarga Soekarno semata, melainkan bagian dari sejarah Indonesia dan dunia. Ia menyoroti upaya yang berulang kali mencoba menghapuskan peran Bung Karno dari sejarah.

Selain persoalan sejarah, Megawati menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, memperbaiki kekurangan masa lalu, serta menguasai ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi agar Indonesia dapat mandiri. Liputan6.com melaporkan bahwa Megawati memilih tidak menghadiri upacara di Istana dan menggelar upacara sendiri di Sekolah Partai PDIP. Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, amanat Megawati menjadi otokritik bagi internal partai dan pengingat esensi Proklamasi.

Menurut tiap media