Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Minta Peserta Sespim Lemdiklat Susun Kebijakan Berbasis Sains

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta peserta Sespim Lemdiklat Polri menyusun kebijakan berbasis sains dan data. Dalam acara Dialog Kebangsaan Sespim di Jakarta, Tito menekankan bahwa setiap keputusan pemimpin harus didukung oleh referensi, pengumpulan data, dan analisis metodologi yang tepat. Ia menjelaskan bahwa pendidikan formal tidak hanya untuk memperoleh gelar, tetapi untuk membentuk pola pikir ilmiah, mengubah keputusan berbasis perasaan menjadi pendekatan sistematis dan berbasis sains.

Tito menyatakan bahwa kemampuan menganalisis data menjadi bekal penting bagi pemimpin di lapangan. Seorang pemimpin kuat tidak cukup memiliki kewenangan, tetapi harus memiliki konsep dan pengetahuan yang mendalam, yang dapat dipelajari melalui pengalaman, pembelajaran, dan membaca referensi. Semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin kompleks kemampuan menguasai metodologi dan menganalisis data untuk menyelesaikan masalah di lapangan.

Selain itu, Tito mendorong pengembangan pendidikan luar negeri untuk memperoleh pengetahuan, budaya, dan jejaring internasional yang bermanfaat bagi peserta Sespim Lemdiklat Polri.

Menurut tiap media