Mendagri Minta Peserta Sespim Lemdiklat Susun Kebijakan Berbasis Sains
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta peserta Sespim Lemdiklat Polri menyusun kebijakan berbasis sains dan data. Setiap keputusan pemimpin harus didukung oleh referensi, pengumpulan data, dan analisis metodologi yang tepat. Tito menekankan bahwa pendidikan formal tidak hanya untuk gelar, tetapi membentuk pola pikir ilmiah sehingga mahasiswa mengubah keputusan berbasis perasaan menjadi sistematis. Kemampuan menganalisis data menjadi bekal penting bagi pemimpin di lapangan. Tito juga menyatakan bahwa pemimpin kuat tidak cukup memiliki kewenangan, melainkan harus memiliki konsep dan pengetahuan yang mendalam, yang dapat dipelajari melalui pengalaman, pembelajaran, dan membaca referensi. Selain itu, ia mendorong pengembangan pendidikan luar negeri untuk memperoleh budaya dan jejaring internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 17.13
Mendagri Minta Peserta Sespim Lemdiklat Polri Susun Kebijakan Berbasis Sains
Berita terkait
Alih Status Jutaan Guru PPPK dan P3K Paruh Waktu Harus Adil & Transparan, Senayan Siap Mengawal
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 05.38
Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu Mulai 2027
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 19.04
Data, AI, dan Masa Depan Kedaulatan Indonesia
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.00
Waka Komisi X DPR Nilai Tak Perlu Semua Bahasa Asing Diwajibkan Sejak SD
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.36