Mendagri Tinjau Dampak Gempa NTT dan Minta Percepatan Pendataan Kerusakan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Mendagri Muhammad Tito Karnavian meninjau lokasi terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan bencana. Kecamatan Lamba Leda Utara diidentifikasi sebagai wilayah paling parah, sehingga bantuan untuk Kabupaten Manggarai Timur didorong untuk diprioritaskan ke wilayah tersebut.
Mendagri meminta Pemerintah Daerah (Pemda) mengerahkan perangkat kecamatan hingga kepala desa untuk mempercepat pendataan kerusakan rumah warga guna penyaluran bantuan BNPB. Terdapat perbedaan syarat administrasi pendataan: kumparan menyebutkan harus ditandatangani Kajari dan Kapolres, sementara CNN Indonesia menambahkan syarat tanda tangan Bupati. Bantuan diberikan berdasarkan tingkat kerusakan, yaitu Rp15 juta untuk kerusakan ringan, Rp30 juta untuk sedang, dan Rp70 juta untuk berat. Hasil peninjauan selanjutnya akan dibahas dalam rapat koordinasi bersama kementerian, lembaga, dan BUMN.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Tinjau Lokasi Terparah, Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Dampak Gempa NTT
17 Agustus 2026 pukul 18.04 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Mendagri Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Dampak Gempa NTT
17 Agustus 2026 pukul 18.30 · Baca aslinya ↗