Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menko Yusril Imbau Ketenangan Pasca Kericuhan 27 Agustus, Polda Masih Selidik

Menteri Koordinator Yusril Ihza Mahendra meminta masyarakat menahan diri dan tidak mudah percaya informasi belum terverifikasi pasca kericuhan di Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat. Dalam pernyataannya, Yusril menyatakan Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya seorang pria dan penganiayaan terhadap seorang remaja. Penyelidikan fokus pada mengidentifikasi pelaku, penyuruh, dan penggerak aksi tersebut. Hingga saat itu, belum ada kesimpulan mengenai keterlibatan kelompok atau ormas tertentu. Yusril juga mengapresiasi aksi demonstran yang damai dan meminta semua pihak menjaga ketenangan agar tidak memicu kekerasan lanjutan.

Detik.com melaporkan insiden terjadi pada 27 Agustus 2026, sementara kumparan melaporkan pada 27 Agustus 2023. Detik.com menyebut nama korban tewas sebagai Bambang, sementara kumparan menyebutkan nama lengkapnya sebagai Bambang Setiyawan (59). Detik.com menyebut korban penganiayaan sebagai Faturrohman, siswa kelas 12, sementara kumparan menyebutkan nama lengkapnya sebagai Faturrohman (18). Kedua sumber tidak dapat memastikan keterlibatan kelompok atau ormas tertentu dalam insiden tersebut.

Yusril menekankan pentingnya tidak terprovokasi oleh informasi yang belum diverifikasi dan mengharapkan penyelidikan dapat segera menemukan pelaku untuk diproses sesuai hukum. Ia juga memuji partisipasi demonstran yang melakukan aksi damai, termasuk yang berasal dari Pati, dan mengimbau agar tidak ada aksi yang memicu ketegangan lebih lanjut.

Menurut tiap media