Menko Yusril Imbau Publik Tetap Tenang Usai Ricuh Pascaaksi 27 Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Yusril Ihza Mahendra meminta masyarakat menahan diri dan tidak mudah percaya informasi yang belum diverifikasi pasca insiden kericuhan di Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat pada 27 Agustus 2026. Dalam pernyataan pada 30 Agustus 2026, Yusril menyatakan Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan atas tewasnya Bambang dan penganiayaan terhadap Faturrohman, siswa kelas 12. Penyelidikan fokus pada mengidentifikasi siapa pelaku, penyuruh, dan penggerak aksi tersebut. Hingga saat itu belum ada kesimpulan mengenai keterlibatan kelompok atau ormas tertentu. Yusril juga mengapresiasi demonstran yang melakukan aksi damai, termasuk yang datang dari Pati, sekaligus meminta semua pihak tetap menjaga ketenangan agar tidak memicu kekerasan lanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 22.25
Cerita Pelajar Terseret Demo Ricuh: Ditarik, Dipukul, Lalu Dipaksa Mengaku Provokator
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 21.24
Polisi tangani 152 anak dan perempuan terkait aksi massa di DPR
Berita terkait
7 Fakta Polisi Tindak 322 Terduga Perusuh Usai Aksi di DPR
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 11.48
Usai Demo Ricuh di DPR, Coretan di Gerbang Dibersihkan dan Sisa Batu Berserakan
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 09.17
Komisi III DPR Beri Atensi Khusus Kasus Kematian Sutrimo
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 23.58
Ketua Komisi III DPR Desak Polda Sumut Usut Tuntas Meninggalnya WL Eks Istri Polisi
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 09.47