Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menteri Keamanan Israel Serukan Pembunuhan 30-40 Warga Gaza Setiap Malam

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyatakan dalam sebuah podcast bahwa pasukan Israel harus membunuh 30 hingga 40 orang di Gaza setiap malam, melampaui target yang dianggap ancaman aktif. Ben-Gvir menyampaikan komentar ini kepada Rom Braslavski, mantan tawanan Israel yang ditahan di Gaza, dan menyatakan bahwa sebagian warga Palestina di Gaza tidak layak hidup. Pernyataannya merupakan bagian dari serangkaian pernyataan ekstrem yang diungkapkannya, yang semakin memperoleh pengaruh di pemerintahan koalisi PM Benjamin Netanyahu menjelang pemilu 27 Oktober. Ben-Gvir juga menolak kebijakan Netanyahu untuk mengurangi serangan militer di Gaza dan mendesak agar operasi pembunuhan terarah dilanjutkan. Ia tidak memiliki otoritas militer langsung namun duduk di kabinet keamanan Israel.

Dalam pernyataannya, Ben-Gvir menyatakan bahwa tidak semua orang di Gaza layak hidup dan menyebut mereka sebagai bukan manusia. Pengamat kebijakan Muhammad Said Didu menggambarkan pernyataan Ben-Gvir sebagai yang biadab. Pernyataan ini bertentangan dengan kebijakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang mulai menurunkan intensitas serangan di Gaza. Operasi militer Israel di Gaza kini dibatasi dengan kewenekan serangan menjadi tanggung jawab Kepala Staf Militer.

Beberapa perbedaan dilaporkan antar media. SINDOnews melaporkan komentar Ben-Gvir dalam podcast dengan Rom Braslavski dan menyebutkan janji Ben-Gvir agar Braslavski ikut serta dalam eksekusi hukuman mati terhadap tahanan Palestina, setelah Israel baru saja menyahkan hukuman mati bagi warga Palestina yang divonis di pengadilan militer. Warta Ekonomi menekankan bahwa Ben-Gvir tidak memiliki otoritas langsung untuk memerintahkan operasi, namun memegang kendali atas kepolisian nasional dan sistem penjara Israel. Kedua sumber menyebutkan rentang angka 30 hingga 40 orang, namun SINDOnews menyebutkan angka 40 setiap malam sementara Warta Ekonomi menyebutkan rentang 30-40 orang.

Menurut tiap media