Menteri Israel Serukan Kuota Pembunuhan 40 Warga di Gaza Setiap Malam, Iran: Para Penjahat Ini Akan Diadili
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyatakan dalam sebuah podcast bahwa pasukan Israel harus membunuh 30 hingga 40 orang di Gaza setiap malam, melampaui target yang dianggap ancaman aktif. Ben-Gvir menyampaikan komentar ini kepada Rom Braslavski, mantan tawanan Israel yang ditahan di Gaza, dan menyatakan bahwa sebagian warga Palestina di Gaza 'tidak layak hidup'. Pernyataannya merupakan bagian dari serangkaian pernyataan ekstrem yang diungkapkannya, yang semakin memperoleh pengaruh di pemerintahan koalisi PM Benjamin Netanyahu menjelang pemilu 27 Oktober. Ben-Gvir juga menolak kebijakan Netanyahu untuk mengurangi serangan militer di Gaza dan mendesak agar operasi pembunuhan terarah dilanjutkan. Ia tidak memiliki otoritas militer langsung namun duduk di kabinet keamanan Israel. Selain itu, Ben-Gvir berjanji akan berusaha agar Braslavski ikut serta dalam eksekusi hukuman mati terhadap tahanan Palestina, setelah Israel baru saja menyahkan hukuman mati bagi warga Palestina yang divonis di pengadilan militer.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.42
Keji! Drone Israel Hantam Kafe di Gaza, 6 Orang Tewas Termasuk Bocah
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.50
Menteri Israel Serukan Bunuh 40 Warga Gaza per Malam
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.40
Biadab! Menteri Keamanan Serukan Pembunuhan Massal di Gaza
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 18.11
Foto: Utusan Trump Gagal Hentikan Perang, Serangan Israel ke Gaza Terus Berjalan
Berita terkait
Israel Bunuh Komandan Senior Hamas, Perang Gaza Membara Lagi
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.15
Warga Palestina yang tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 74.016
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 16.30
Senjata Makan Tuan, Drone Israel Meledak Bunuh 2 Tentara Zionis di Gaza
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 17.46
Pasukan Israel Tembak 1 Wanita dan 2 Anak-anak Palestina di Gaza
Detik.com · 21 September 2026 pukul 04.31