Meta Digugat 29 Negara AS di Bawah Tuduhan Kecanduan Media Sosial pada Anak
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Meta dituntut oleh 29 negara bagian AS dalam gugatan yang diajukan di Oakland, California, atas tuduhan merancang fitur yang menciptakan kecanduan pada anak-anak dan menyesatkan publik soal keselamatan platform. Sidang perdana dimulai pada Selasa, 18 Agustus 2026, dengan jaksa California membandingkan kasus ini dengan gugatan terhadap industri tembakau dan opioid. Mereka menuduh Meta sengaja menyesatkan orang tua dan publik tentang tingkat keamanan Facebook dan Instagram, sementara bukti internal menunjukkan bahwa perusahaan mengetahui dampak negatif fitur seperti auto-play dan infinite feed pada remaja. Mantan karyawan Meta bersaksi bahwa perusahaan menerapkan filosofi 'move fast and break things' meski menyadari bahaya tersebut.
Penggugat menuntut perubahan besar pada platform, termasuk penghapusan fitur like dan infinite scroll, penerapan batas waktu penggunaan untuk remaja, dan pembatasan akses anak di bawah 13 tahun. Mereka juga meminta denda sebesar US$1,4 triliun (sekitar Rp22.900 triliun menurut CNBC Indonesia atau Rp25 kuadriliun menurut CNN Indonesia). Meta membantah tuduhan ini dan berargumen bahwa platformnya memberi manfaat bagi remaja, sekaligus mempertanyakan mengapa penggunaan YouTube dan TikTok yang lebih tinggi tidak juga diserang. Pengacara perusahaan menyatakan bahwa riset tidak menunjukkan hubungan langsung antara media sosial dan masalah kesehatan mental pada remaja.
Hakim Yvonne Gonzalez Rogers diharapkan akan menjatuhkan keputusan yang menentukan tanggung jawab Meta, termasuk besarnya denda dan kemungkinan perubahan sistem. Kasus ini berasal dari gugatan tahun 2023 yang juga mencakup tuduhan pelanggaran COPPA terkait pengumpulan data anak di bawah 13 tahun tanpa izin orang tua. Jika diterapkan, denda sebesar US$1,4 triliun atau setara dengan total pendapatan Meta pada 2025 (US$200 miliar) bisa memberikan dampak finansial yang sangat besar bagi perusahaan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Meta Dituduh Cuma Cari Cuan, Abaikan Keselamatan Anak di Medsos
19 Agustus 2026 pukul 09.45 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Induk Facebook-Instagram Digugat Rp22.900 Triliun, Ada Apa?
19 Agustus 2026 pukul 14.44 · Baca aslinya ↗