Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

MPR Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah dan Belahan Dunia Lainnya

Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan pidato pengantar pada Sidang Tahunan MPR Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Dalam pidatonya, Muzani menyerukan penghentian perang di Timur Tengah dan belahan dunia lain, menekankan pentingnya kedaulatan bangsa untuk menentukan jalannya sendiri, menjaga wil-Pusat wilayah, melindungi rakyat, dan mengelola kekayaan berdasarkan kepentingan nasional. Ia menegaskan bahwa konstitusi Indonesia telah menetapkan kewajiban untuk mendukung ketertiban dunia yang berbasis kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Indonesia menolak perang sebagai sarana penyelesaian perselisihan antarnegara dan menekaskan pentingnya diplomasi serta perundingan untuk mencapai perdamaian. Muzani juga menyatakan bahwa serangan terhadap negara berdaulat tidak dapat dibenarkan dan kedaulatan wilayah serta kemerdekaan politik warga harus dihormati oleh semua negara.

Berbeda dengan laporan sebelumnya, Detik.com melaporkan bahwa Muzani juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, dan mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Dalam pidatonya, Muzani menekankan bahwa perang membawa korban bagi pemimpin Iran dan menyerukan agar para pemimpin dunia tetap bersabar dalam mencari jalan perdamaian. Ia menegaskan bahwa dunia tidak membutuhkan perang, tetapi keberanian untuk berdamai.

ANTARA News menambahkan bahwa Muzani juga menegaskan bahwa perdamaian mensyaratkan keberanian untuk menahan diri, kesediaan mendengar, dan menempatkan kehidupan manusia di atas ambisi kekuasaan. Ia menyatakan bahwa politik luar negeri bebas-aktif Indonesia harus tetap netral dan tidak memihak pada blok manapun. Muzani juga mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak, sebagai dukungan terhadap penolakan terhadap perang.

Menurut tiap media