Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

PT MRT Jakarta Siapkan Pengembangan Kawasan Berbasis TOD di Sepanjang Koridor

PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan roadmap pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di 10 titik sepanjang koridor Utara-Selatan, mulai dari Lebak Bulus hingga Kota Tua-Glodok. Proyek ini bertujuan memperkuat aktivitas ekonomi, mobilitas perkotaan, konektivitas, serta mengoptimalkan nilai lahan melalui pendekatan 3A 1C (accessibility, amenities, attraction, community). Strategi ini juga bertujuan meningkatkan pendapatan non-farebox guna mengurangi subsidi pemerintah, dengan target mengadopsi model MTR Corporation Hong Kong.

Beberapa proyek utama meliputi revitalisasi Ultimate Blok M Hub yang akan membangun skybridge, grand hub facade, serta taman dan amphitheater. Kawasan Kota Tua dan Glodok menjadi fokus terbesar dengan lima rencana proyek, termasuk The Heritage Hub Kalibesar dan XGL Mixed-Use Glodok-Kota, yang ditargetkan rampung pada 2029. Proyek lainnya mencakup Transport Hub Dukuh Atas, Lebak Bulus Park & Ride, Thamrin Asset Development, Extended Concourse Bundaran HI, dan Pedestrian Deck Dukuh Atas.

Dalam pelaksanaannya, MRT Jakarta mempertimbangkan menggandeng mitra atau investor, termasuk melalui penjualan naming rights seperti kerja sama dengan Gojek di Blok M Hub. Terkait data pengunjung, tercatat rata-rata 25.000 pengunjung per hari di Blok M Hub sejak awal 2025, sementara Transport Hub mencatat 27.555 pengunjung harian pada September 2026.

Menurut tiap media