MTQ Nasional 2026 gelar ekshibisi Tartil Al-Qur'an Isyarat untuk penyandang disabilitas tuli
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
MTQ Nasional XXXI di Semarang menyelenggarakan ekshibisi Tartil Al-Qur'an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) untuk pertama kalinya. Acara diikuti 28 peserta dari sembilan provinsi. Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad menyatakan kebanggaan atas inisiatif inklusif ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan MTQ yang merata untuk semua lapisan masyarakat. Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi menjelaskan bahwa penyelenggaraan merupakan bagian dari proses standardisasi Mushaf Al-Qur'an Isyarat di Indonesia. Pada 2020, komunitas Tuli Muslim mengajukan standar bersama dalam membaca Al-Qur'an menggunakan bahasa isyarat, yang selanjutnya ditindaklanjuti melalui lokakarya, penelitian, dan kolaborasi melibatkan pentashih mushaf, akademisi, praktisi bahasa isyarat, guru, dan komunitas tuli dari berbagai daerah. Kementerian Agama juga mengapresiasi inisiatif Baznas RI dalam memperluas akses pembelajaran Al-Qur'an bagi penyandang disabilitas rungu wicara melalui program Training of Trainers (ToT) dan pengimbasan pengajar Al-Qur'an isyarat sejak 2023 hingga 2025, yang telah melibatkan lebih dari 2.200 peserta.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Perdana, Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026 Diikuti 28 Peserta Tuli
16 September 2026 pukul 01.00 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Kemenag Dorong Akses Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas
16 September 2026 pukul 13.25 · Baca aslinya ↗