Perdana, Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026 Diikuti 28 Peserta Tuli
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

MTQ Nasional XXXI di Semarang untuk pertama kalinya mengadakan ekshibisi Tartil Al-Qur'an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) atau penderita tuli. Ekshibisi ini diikuti oleh 28 peserta dari sembilan provinsi. Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad menyatakan kebanggaan atas tradisi baru ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan MTQ yang inklusif dan memberikan ruang setara bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, kesempatan mempelajari Al-Qur'an harus terbuka bagi semua orang tanpa terkecuali, terlepas dari kondisi fisik, sosial ekonomi, atau geografis. Ekshibisi ini juga menjadi momentum untuk membangun layanan keagamaan yang semakin inklusif bagi komunitas tuli dan seluruh pihak terkait.
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi menjelaskan bahwa penyelenggaraan ekshibisi ini merupakan bagian dari proses standardisasi Mushaf Al-Qur'an Isyarat di Indonesia. Pada 2020, komunitas Tuli Muslim mengajukan aspirasi agar tersedia standar bersama dalam membaca Al-Qur'an menggunakan bahasa isyarat. Aspirasi tersebut ditindaklanjuti melalui lokakarya, penelitian, dan kolaborasi yang melibatkan pentashih mushaf, akademisi, praktisi bahasa isyarat, guru, dan komunitas tuli dari berbagai daerah. Proses ini menandakan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjadikan akses keagamaan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan sensorik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 05.47
MTQ Nasional 2026 Diikuti 2.242 Peserta dari 37 Provinsi
Berita terkait
Kemenag Putuskan MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, STQ Ditiadakan
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 15.00
Waka MPR: Negara Harus Konsisten Lindungi Hak Warga Termasuk Disabilitas
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.27
Lestari Moerdijat Dorong Konsistensi Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.51
Mbak Rerie Dorong Kampus Inklusif Segera Terwujud, Bukan Hanya Sekadar Regulasi
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 19.20