NASA Ungkap Dampak Roket Falcon 9 Tabrak Bulan, Kawah Baru Terbentuk
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
NASA mengungkap gambar kawah baru di permukaan Bulan yang terbentuk akibat tabrakan upper stage roket Falcon 9 milik SpaceX. Kawah tersebut berdiameter sekitar 18 meter dengan kedalaman kurang dari 3 meter, berdasarkan citra yang diambil oleh kamera LROC pada wahana LRO enam hari pasca-hantaman. Pola sebaran material lontaran (ejecta) berbentuk huruf 'V' di sisi selatan kawah menunjukkan karakteristik dampak sudut rendah.
Tabrakan terjadi pada 5 Agustus 2025, menurut publikasi gambar pada 18 Agustus. Upper stage Falcon 9 yang menabrak Bulan diluncurkan pada 15 Januari 2025 sebagai bagian dari misi pembawaan dua wahana robotik komersial ke Bulan. Setelah misi selesai, SpaceX membuang upper stage ke antariksa, namun orbit dinamis membuatnya kembali menabrak Bulan. Kecepatan hantaman diperkirakan mencapai 8.600 km/jam.
Pengambilan gambar dilakukan secara bertahap setiap 117 menit sesuai siklus orbit LRO, merekam perubahan struktur permukaan Bulan sebelum dan sesudah benturan. Selain LRO NASA, wahana Danuri milik Korea Selatan dan Very Large Telescope di Chili turut merekam kawah tersebut. Prediksi awal lebar kawah mencapai 27 meter, namun pengukuran berdasarkan citra menunjukkan lebar sekitar 18 meter. Penelitian ini memberikan kesempatan untuk mempelajari dinamika hantaman berkecepatan tinggi dan respons material bawah permukaan Bulan, sekaligus mendukung persiapan misi eksplorasi dan pemukiman manusia di masa depan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Wahana LRO NASA Abadikan Kawah Bekas Tabrakan Roket Falcon 9 di Bulan
19 Agustus 2026 pukul 11.00 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
NASA Ungkap Gambar Perdana Dampak Roket SpaceX Tabrak Bulan
20 Agustus 2026 pukul 17.13 · Baca aslinya ↗