Wahana LRO NASA Abadikan Kawah Bekas Tabrakan Roket Falcon 9 di Bulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wahana Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) NASA berhasil mengabadikan kawah baru di Bulan yang terbentuk akibat benturan bagian atas roket Falcon 9 milik SpaceX. Berdasarkan citra kamera LROC yang diambil enam hari pasca-hantaman, kawah tersebut berdiameter sekitar 18 meter dengan kedalaman kurang dari 3 meter. Pola sebaran material lontaran (ejecta) berbentuk huruf 'V' di sisi selatan kawah menunjukkan karakteristik dampak sudut rendah, konsisten baik untuk objek alami maupun buatan.
Pengambilan gambar dilakukan secara bertahap setiap 117 menit sesuai siklus orbit LRO, merekam perubahan struktur permukaan Bulan sebelum dan sesudah benturan dengan presisi tinggi. Temuan ini memberikan kesempatan langka bagi ilmuwan mempelajari dinamika hantaman berkecepatan tinggi dan respons material bawah permukaan Bulan. Data ini juga mendukung persiapan misi eksplorasi dan pemukiman manusia di masa depan.
Pengorbit Danuri milik Korea Selatan turut merekam kawah tersebut. Benturan diperkirakan terjadi pada kecepatan 8.600 km/jam, dengan prediksi awal lebar kawah mencapai 27 meter. Pemantauan berkelanjutan terhadap kawah-kawah baru, baik dari meteoroid alami maupun debris buatan, terus dilakukan untuk memahami risiko lingkungan bulan.
Bagikan
Berita terkait
Roket SpaceX Seberat 4 Ton Akhirnya Menghantam Bulan, Bahayakan Bumi?
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.15
Roket SpaceX Tabrak Bulan, Para Ahli Peringatkan Risiko Pemukiman Manusia
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.44
Roket Elon Musk Tabrak Bulan, Buktinya Masih Dicari
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.00
Roket SpaceX Seberat 4 Ton Bakal Tabrak Bulan Besok
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.30