Netanyahu Klaim Tepi Barat Sebagai Wilayah Israel dengan Ekspansi Permukiman
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Tepi Barat akan terus berkembang sebagai bagian dari Israel dan membuka pintu untuk gelombang besar imigrasi Yahudi (Aliyah). Dalam pidato di Yerusalem, ia menekankan bahwa 104 permukiman dan 160 kawasan pertanian telah dibangun atau dilegalisasi di wilayah pendudukan. Pemerintah juga membuka tender untuk lebih dari 1.200 unit rumah di proyek E1, sebagian dari total 3.400 unit yang disetujui tahun sebelumnya. Semua permukiman di Tepi Barat secara resmi ilegal di mata PBB, dan ICC telah menyatakan pemindahan populasi sebagai pelanggaran Konvensi Jenewa. Namun, data menunjukkan kontras: lebih dari 150.000 warga Israel meninggalkan negara sejak 2024 akibat konflik dengan Hamas dan perang di Gaza. Delapan negara Arab, plus Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, Komisi Eropa, dan 15 negara Eropa lainnya merasa kecewa serta mengeluarkan kecaman keras.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
4 Alasan PM Netanyahu Deklarasikan Tepi Barat sebagai Wilayah Israel, Provokasi Pakta Mekkah
27 Agustus 2026 pukul 02.45 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Pengumuman! Netanyahu Klaim Tepi Barat Wilayah Israel
28 Agustus 2026 pukul 13.20 · Baca aslinya ↗