Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Netanyahu Klaim Tepi Barat Sebagai Wilayah Israel dengan Ekspansi Permukiman

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Tepi Barat akan terus berkembang sebagai bagian dari Israel dan membuka pintu untuk gelombang besar imigrasi Yahudi (Aliyah). Dalam pidato di Yerusalem, ia menekankan bahwa 104 permukiman dan 160 kawasan pertanian telah dibangun atau dilegalisasi di wilayah pendudukan. Pemerintah juga membuka tender untuk lebih dari 1.200 unit rumah di proyek E1, sebagian dari total 3.400 unit yang disetujui tahun sebelumnya. Semua permukiman di Tepi Barat secara resmi ilegal di mata PBB, dan ICC telah menyatakan pemindahan populasi sebagai pelanggaran Konvensi Jenewa. Namun, data menunjukkan kontras: lebih dari 150.000 warga Israel meninggalkan negara sejak 2024 akibat konflik dengan Hamas dan perang di Gaza. Delapan negara Arab, plus Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, Komisi Eropa, dan 15 negara Eropa lainnya merasa kecewa serta mengeluarkan kecaman keras.

Menurut tiap media