Normalisasi Sungai Padang Pariaman Rp218 Miliar Mulai November 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Program normalisasi sungai di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, senilai Rp218 miliar, ditargetkan mulai dikerjakan pada November 2026. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengawal proyek ini dan mendorong pembangunan akses jalan baru di tepi sungai yang rusak akibat banjir. Dalam kunjungan ke Jembatan Anduriang, Andre bersama Bupati John Kennedi Azis meninjau kondisi terdampak banjir, termasuk akses jalan yang terputus di Pasia Laweh. Pemerintah daerah menyiapkan dua opsi solusi: pembuatan trase jalan baru atau pengembalian aliran sungai ke jalur semula.
Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatra Barat pasca bencana, dengan total anggaran sekitar Rp19 triliun untuk periode 2025-2027. Di antara 25 sungai yang akan ditangani, pekerjaan normalisasi di Padang Pariaman diproyeksikan selesai dalam 11 bulan. Jembatan Anduriang dengan anggaran Rp47 miliar ditargetkan dilelang pada Januari 2027 dan mulai dibangun pada Februari 2027. Jembatan Kayu Gadang Sikabu mendapat dukungan anggaran Rp47,5 miliar melalui Inpres Jalan Daerah 2026, dengan pekerjaaan dimulai akhir 2026.
Untuk penyediaan air minum, pemerintah pusat menyiapkan anggaran Rp133 miliar untuk SPAM Salisikan dan Tubuk Bontal pada 2026, ditargetkan selesai Desember 2026. Andre menekankan bahwa normalisasi sungai, pembangunan jembatan, pemulihan akses jalan, dan penyediaan air minum harus berjalan beriringan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Andre Rosiade Kawal Normalisasi Sungai Rp218 Miliar di Padang Pariaman
25 Agustus 2026 pukul 09.03 · Baca aslinya ↗
kumparan
Rp 218 M untuk Pulihkan Sungai Padang Pariaman, Andre Rosiade Dorong Percepatan
25 Agustus 2026 pukul 10.17 · Baca aslinya ↗