Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rp 218 M untuk Pulihkan Sungai Padang Pariaman, Andre Rosiade Dorong Percepatan

Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mendorong percepatan normalisasi sungai di Kabupaten Padang Pariaman sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur pascabencana. Program ini dengan nilai sekitar Rp 218 miliar ditargetkan mulai dikerjakan pada November 2026. Selain normalisasi sungai, Andre juga menekankan pentingnya penanganan kawasan terdampak banjir disertai solusi akses jalan baru, terutama jalan di tepi sungai yang telah hilang akibat tergerus banjir. Saat melakukan inspeksi lapangan di Jembatan Anduriang, Andre menyampaikan bahwa normalisasi sungai penting untuk memperbaiki aliran sungai dan mengurangi dampak banjir di masa depan.

Bupati Padang Pariaman John Kennedi Azis menyampaikan persoalan lain yang membutuhkan penanganan, yakni terputusnya akses jalan di kawawan Pasia Laweh akibat banjir. John menyampaikan dua kemungkinan solusi: membuat trase jalan baru yang membutuhkan lahan, atau mengembalikan aliran sungai ke jalur semula. Ia meminta BWS Sumatera V untuk meninjau langsung kondisi kawasan tersebut guna menentukan solusi teknis terbaik.

Andre juga memastikan pembangunan sejumlah jembatan di Padang Pariaman terus dikawal. Jembatan Anduriang ditargetkan dilelang pada Januari 2027 dengan anggaran sekitar Rp 47 miliar dari APBN, sementara Jembatan Kayu Gadang Sikabu mendapat dukungan anggaran Rp 47,5 miliar melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026. Selain itu, pemerintah pusat menyiapkan anggaran sekitar Rp 19 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Barat dari 2025 hingga 2027, dengan target menyelesaikan 25 sungai dalam 11 bulan. Untuk sistem penyediaan air minum, disiapkan anggaran Rp 133 miliar untuk SPAM Salisikan dan Tubuk Bontal, ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait