OJK Dorong Bursa Komoditas 2027, Indonesia Ingin Jadi Price Maker
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengembangkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Kepala Eksekutif BMKS OJK Sarjito menyatakan komitmen Indonesia untuk bertransformasi dari price taker menjadi price maker, terutama dalam komoditas nikel yang menjadi ekspor andalan. Pembentukan bursa ini bertujuan meningkatkan kontrol pemerintah terhadap transaksi, mencegah praktik transfer pricing dan under-invoicing, serta memastikan devisa dan pajak masuk secara proporsional.
Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah, menyambut positif langkah ini. Menurutnya, BMKS diharapkan menciptakan pasar transparan dan terpercaya, sekaligus menggeser Indonesia dari penerima harga menjadi negara yang dapat menentukan harga komoditas. Namun, pengusaha nikel menekankan pentingnya mekanisme penentuan harga yang didasarkan pada realitas pasar dan mempertimbangkan supply serta demand.
Meskipun Sarjito menekankan pentingnya pencatatan transaksi yang transparan untuk memantau harga dan volume perdagangan, kedua sumber tidak merinci mekanisme teknis penentuan harga di bursa yang akan dibentuk.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Kepala BMKS OJK Sarjito Ingin RI Jadi Penentu Harga Komoditas Dunia
9 September 2026 pukul 19.32 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Video: Bursa Mineral Meluncur 2027, Pengusaha Nikel Nantikan 2 Hal Ini
11 September 2026 pukul 17.28 · Baca aslinya ↗