Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

OJK Nilai Proyek PLTS 100 GW Jadi Peluang Bisnis Industri Asuransi Umum

Pemerintah merencanakan pembangunan PLTS sebesar 100 GW (disebut 100 GWp oleh Warta Ekonomi) dalam kurang dari tiga tahun dengan investasi sekitar USD 73 miliar atau Rp 1.143 triliun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Ogi Prastomiyono, menilai proyek strategis nasional ini menjadi peluang bisnis baru bagi asuransi umum untuk memberikan perlindungan risiko pembangunan dan operasional, sekaligus meningkatkan kapasitas teknis pengelolaan risiko energi.

Namun, nilai investasi dan kompleksitas proyek menjadi tantangan bagi kapasitas asuransi nasional. OJK menyarankan pembentukan konsorsium antarperusahaan asuransi serta dukungan reasuransi, termasuk reasuransi internasional untuk risiko yang tidak dapat ditanggung di dalam negeri.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memproyeksikan program ini dapat menghemat subsidi energi sekitar Rp 73,9 triliun per tahun, menciptakan 5,52 juta lapangan kerja, serta menurunkan emisi karbon hingga 140 juta ton CO2 setiap tahun. Program ini juga bertujuan meningkatkan penetrasi energi surya di wilayah yang belum memiliki akses listrik.

Menurut tiap media