OJK: Program PLTS 100 GW Bisa Jadi Peluang Baru untuk Bisnis Asuransi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah merencanakan pembangunan PLTS hingga 100 GW dalam kurang dari tiga tahun dengan total investasi sekitar USD 73 miliar atau setara Rp 1.143 triliun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai program ini menjadi peluang baru bagi bisnis asuransi umum untuk memberikan perlindungan risiko pembangunan dan operasional proyek. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian OJK, Ogi Prastomiyono, proyek strategis nasional sebesar ini dapat mendukung penguatan kapasitas dan kemampuan teknis industri asuransi dalam mengelola risiko energi.
Meski melihat peluang besar, OJK juga menyampaikan bahwa nilai dan kompleksitas proyek sebesar ini menjadi tantangan bagi kapasitas asuransi nasional. Untuk mengatasi hal tersebut, OJK menyarankan agar industri asuransi yang ingin ikut terlibat dalam program ini perlu membentuk konsorsium dan mendapatkan dukungan dari reasuransi, termasuk reasuransi internasional untuk risiko yang belum dapat ditanggung di dalam negeri.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan bahwa program PLTS 100 GW diproyeksikan memberikan dampak ekonomi melalui penghematan subsidi energi sekitar Rp 73,9 triliun per tahun dan penciptaan 5,52 juta lapangan kerja. Secara lingkungan, program ini diharapkan dapat menurunkan emisi karbon hingga 140 juta ton CO2 setiap tahun. Program ini juga dirancang untuk dilaksanakan secara masif dalam beberapa tahun ke depan, termasuk mendukung penetrasi energi surya di wilayah yang belum memiliki akses listrik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 14.38
OJK: Modal inti "unit link" untuk pastikan perusahaan punya kapasitas
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 13.34
Lindungi Nasabah Unit Link, OJK Perketat Permodalan Asuransi
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 13.31
Klaim Asuransi Umum Melonjak 17,3%, OJK Wanti-wanti Dampak Cuaca Ekstrem
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.50
OJK Masukkan 16 Entitas dalam Pengawasan Khusus, Ada Asuransi hingga Dana Pensiun
Berita terkait
PLTS 100 GW Butuh Investasi US$73 Miliar, Tekan Emisi 140 Juta Ton CO2
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 04.00
OJK Catat Klaim Asuransi Umum Naik 17,3% Jadi Rp 43,34 Triliun hingga Juli 2026
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.16
OJK: Bencana dan Cuaca Ekstrem Berpotensi Dongkrak Klaim Asuransi
kumparan · 8 September 2026 pukul 10.42
OJK Catat Aset Industri Asuransi Capai Rp1.187 Triliun, Ini Penopangnya
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.00