Pabrik BYD di Subang Resmi Beroperasi, Pemerintah Targetkan TKDN Kendaraan Listrik hingga 80%
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
BYD resmi mengoperasikan pabrik produksi kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat, dengan investasi Rp11,7 triliun dan kapasitas produksi 150.000 unit per tahun. Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Jawa Barat menjadi basis industri terkuat di Indonesia dengan kontribusi 12,88% terhadap PDB dan 27,32% dari total industri olahan nasional. Pemerintah berupaya meningkatkan nilai TKDN kendaraan listrik secara bertahap.
Pemerintah menetapkan target TKDN kendaraan listrik mencapai 40% pada 2024, 60% pada 2027-2029, dan 80% pada 2030. Insentif pajak akan dikaitkan langsung dengan pencapaian TKDN tersebut. BYD diklaim telah menjual 94.000 unit di Indonesia dengan TKDN di atas 40%, meski Warta Ekonomi melaporkan angka penjualan tersebut sebagai jumlah impor sebelum pabrik beroperasi.
Menurut data Warta Ekonomi, penjualan kendaraan listrik di semester I 2026 mencapai 70.000 unit BEV (16% pasar) dan 40.400 unit HEV (10% pasar). Tantangan yang dihadapi termasuk pengembangan rantai pasok lokal untuk komponen, baterai, hingga proses daur ulang kendaraan listrik.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Kata-Kata Menperin Saat Meresmikan Pabrik BYD Rp11,7 T di Subang
3 September 2026 pukul 11.37 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Tak Sekadar Rakit Mobil, BYD Ditantang Bangun Rantai Pasok Lokal
4 September 2026 pukul 09.34 · Baca aslinya ↗