Panas Bumi RI Rayakan Sejarah dan Perpanasaran Wilayah Kerja Baru
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Sumur panas bumi pertama Indonesia di Kamojang, Garut, Jawa Barat, yang dibor pada 1926, berusia 100 tahun pada 2026 dan masih mengalir, menguatkan peran panas bumi sebagai energi bersih. PLTP Kamojang dikelola oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). Pada Kuartal I-2026, bauran energi baru terbarukan (EBT) mencapai 16,8 hingga 17 persen, dengan panas bumi (PLTP) menyumbang 2,2 persen. Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam kapasitas panas bumi terpasang, dengan potensi 23.202,77 MW dan kapasitas terpasang sekitar 2.776,39 MW, artinya hanya sekitar 11,6 persen potensi yang dimanfaatkan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menerbitkan Surat Keputusan untuk izin panas bumi wilayah kerja Gunung Ungaran, Semarang, yang diberikan kepada PT PLN (Persero). Wilayah kerja panas bumi Telaga Ranu dialokasikan kepada PT Telaga Ranu Geothermal. Pemerintah juga memberikan penugasan baru untuk survei pendahuluan panas bumi dan eksplorasi di Cugudang Panti kepada Pertamina Geothermal Energy (PGE), serta survei di wilayah Bituang kepada PT Cakrawala Bituang Geothermal. Pengumuman ini disampaikan dalam acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta pada 19 Agustus.
Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas PLTP sebesar 5,2 GW hingga 2034, yang diproyeksikan meningkatkan porsi panas bumi dalam bauran energi hingga 4,5 persen. Investasi panas bumi ditargetkan mencapai US$ 1,1 miliar pada 2026, dan dapat mencapai US$ 2,2 miliar dengan pelaksanaan lelang baru. Realisasi PNBP dari panas bumi mencapai Rp 2,45 triliun, dengan target naik menjadi Rp 2,6 triliun. Untuk 2026, pemerintah akan mengembangkan 2 lokasi survei dan 4 wilayah kerja panas bumi dengan proyeksi investasi US$ 1,16 miliar. Upaya ini didukung revisi regulasi seperti PP Nomor 7 Tahun 2017 dan Perpres Nomor 112 Tahun 2022 untuk mempercepat pengembangan EBT.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Wow! Umur Panas Bumi RI Sudah Capai 100 Tahun
19 Agustus 2026 pukul 13.53 · Baca aslinya ↗
VOI
Menteri ESDM Terbitkan Izin Panas Bumi Gunung Ungaran hingga Telaga Ranu
19 Agustus 2026 pukul 14.02 · Baca aslinya ↗