Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wow! Umur Panas Bumi RI Sudah Capai 100 Tahun

Sumur panas bumi pertama di Indonesia, yang terletak di Kamojang, Garut, Jawa Barat, telah berusia 100 tahun pada 2026. Sumur ini dibor pada 1926 dan hingga kini masih mengalir, menguatkan kontribusi panas bumi sebagai sumber energi bersih. PLTP Kamojang saat ini dikelola oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). Direktur Jenderigeneral EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyampaikan bahwa panas bumi mampu menyaingi energi fosil karena dapat menghasilkan listrik 24 jam nonstop. Pada Kuartal I-2026, bauran energi baru terbarukan (EBT) mencapai 16,8 hingga 17 persen, dengan panas bumi (PLTP) menyumbang 2,2 persen. Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam kapasitas panas bumi terpasang, dengan total potensi mencapai 23.202,77 MW dan kapasitas terpasang sekitar 2.776,39 MW, artinya hanya sekitar 11,6 persen potensi yang dimanfaatkan. Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas PLTP sebesar 5,2 GW hingga 2034, yang diproyeksikan meningkatkan porsi panas bumi dalam bauran energi hingga 4,5 persen. Investasi panas bumi ditargetkan mencapai US$ 1,1 miliar pada 2026, dan dapat mencapai US$ 2,2 miliar dengan pelaksanaan lelang baru. Realisasi PNBP dari panas bumi mencapai Rp 2,45 triliun, dengan target naik menjadi Rp 2,6 triliun. Untuk 2026, pemerintah akan mengembangkan 2 lokasi survei dan 4 wilayah kerja panas bumi dengan proyeksi investasi US$ 1,16 miliar. Upaya ini didukung revisi regulasi seperti PP Nomor 7 Tahun 2017 dan Perpres Nomor 112 Tahun 2022 untuk mempercepat pengembangan EBT.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait