Pemda Dorong Reforma Agraria dengan Sinkronisasi Perencanaan dan Dukungan Finansial
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Wamendagri Bima Arya Sugiarto mendorong penguatan peran Pemda dalam reforma agraria melalui empat aspek utama: sinkronisasi perencanaan pembangunan, optimalisasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), dukungan anggaran, dan koordinasi lintas sektor. GTRA telah tersebar di 38 provinsi dan 311 kabupaten/kota, namun pelaksanaan menghadapi keterbatasan anggaran fiskal daerah. Kemendagri menekankan Pemda tidak boleh hanya andalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan harus mencari alternatif pembiayaan kreatif seperti kemitraan bisnis, kerja sama antardaerah, serta sinergi pendanaan. Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) telah diadopsi 21.074 desa untuk digitalisasi data pertanahan. Kedua media mencantumkan angka yang sama untuk penetrasi GTRA (38 provinsi, 311 kabupaten/kota) dan SIPADES (21.074 desa). Perbedaan terdapat dalam penekanan PAD sebagai faktor pembatas utama yang harus diatasi melalui inovasi pembiayaan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Wamendagri Dorong Penguatan Pemda dalam Pelaksanaan Reforma Agraria
7 September 2026 pukul 21.39 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Jangan Andalkan PAD, Bima Arya Minta Pemda Kreatif Cari Dana untuk Jalankan Reforma Agraria
8 September 2026 pukul 14.02 · Baca aslinya ↗