Jangan Andalkan PAD, Bima Arya Minta Pemda Kreatif Cari Dana untuk Jalankan Reforma Agraria
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat peran pemerintah daerah (Pemda) dalam pelaksanaan reforma agraria melalui empat aspek: sinkronisasi perencanaan pembangunan, optimalisasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), dukungan anggaran, dan koordinasi lintas sektor. Wamendagri Bima Arya menyatakan GTRA telah tersebar di 38 provinsi dan 311 kabupaten/kota, namun pelaksanaan menghadapi keterbatasan anggaran fiskal daerah. Kemendagri menekankan Pemda tidak boleh hanya andalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan harus mencari alternatif pembiayaan kreatif seperti kemitraan bisnis, kerja sama antardaerah, serta sinergi pendanaan. Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) telah diadopsi 21.074 desa untuk digitalisasi data pertanahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 21.39
Wamendagri Dorong Penguatan Pemda dalam Pelaksanaan Reforma Agraria
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.28
Wamendagri Bima Dorong Peran Pemda Diperkuat dalam Reforma Agraria
kumparan · 7 September 2026 pukul 21.21
Wamendagri Bima Dorong Penguatan Peran Pemda dalam Reforma Agraria
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 19.27
Wamendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Kuasai Tanah Ulayat secara Sepihak
Berita terkait
Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi di Kalimantan
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 08.54
Kaltim Raih Penghargaan Kategori Akses Layanan Pendidikan
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.02
Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Digelar Hari Ini
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.25
Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
Detik.com · 1 September 2026 pukul 20.56