Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Akses Penyaluran Beras SPHP untuk Menangani Kenaikan Harga di 120 Provinsi

Pemerintah meminta Perum Bulog mempercepat penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke daerah dengan harga beras meningkat di 120 provinsi pada minggu kedua Agustus 2026. Semua biaya distribusi, termasuk transportasi udara, akan ditanggung pemerintah. Target penyaluran SPHP 2026 sebesar 828.000 ton sudah tercapai 78,83% pada 16 Agustus 2026. Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan ke 33,2 juta keluarga dengan alokasi 10 kg beras per bulan selama tiga bulan. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan kenaikan harga beras terjadi akibat lambitnya distribusi ke pasar tradisional, meskipun stok cadangan di Perum Bulog mencukupi. Penyaluran SPHP dinilai terlalu terpusat di Rumah Pangan Kita (RPK) dan kurang masif di pasar umum. Berdasarkan data BPS, harga rata-rata beras medium naik 0,23 persen menjadi Rp14.515 per kg, sementara premium naik 0,20 persen menjadi Rp16.363 per kg. Gorontalo mendapatkan kenaikan tertinggi 8,06%. BPS memperkirakan harga beras bisa kembali lonjakan akibat El Nino dan kekeringan September-Desember 2026.

Menurut tiap media