Pemerintah Bangun Kampung Nelayan, Targetkan 5.000 Lokasi hingga 2029
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti kondisi nelayan Indonesia yang berada pada kelompok ekonomi terendah (desil 1) dengan Nilai Tukar Nelayan (NTN) saat ini di level 103. Menurutnya, rendahnya kesejahteraan ini disebabkan oleh harga jual ikan yang murah serta lemahnya penguasaan wilayah laut, sehingga sumber daya laut Indonesia kerap dicuri nelayan asing seperti Thailand, Vietnam, dan Tiongkok dengan kerugian mencapai Rp200 triliun per tahun. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan NTN hingga 120 pada 2027.
Upaya pemerintah meliputi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pemerintah menargetkan pembangunan 1.296 KNMP pada 2026, dengan 1.090 lokasi sudah memulai pembangunan fisik dan 179 lokasi lainnya dalam tahap pra-pembangunan atau proses kontrak. Dari lokasi yang sedang dibangun, 65 lokasi sudah selesai dan beroperasi, sementara 35 lokasi tahap kedua mencapai progres 85,6 persen per 2 September 2026, dengan sembilan lokasi sudah rampung 100 persen dan 26 lokasi lainnya ditargetkan selesai September 2026. Target jangka panjang pemerintah adalah mencapai 5.000 KNMP hingga 2029.
Selain itu, pemerintah juga menjalankan program budidaya ikan darat di 40.000 lokasi serta revitalisasi tambak di Pantura Jawa untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Zulhas Soroti Masalah Nelayan Indonesia: Masuk Desil 1 hingga Ikan Dijual Murah
15 September 2026 pukul 14.38 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Pemerintah Targetkan Bangun 1.296 KNMP di 2026, 1.090 Titik Sudah Dimulai
15 September 2026 pukul 20.30 · Baca aslinya ↗