Pemerintah Bangun Ketahanan Pangan Bawang Putih melalui Pengembangan Produksi di 17 Provinsi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Indonesia masih bergantung 90-95% pada impor bawang putih dari China karena produksi dalam negeri hanya 39.000-40.000 ton per tahun, sementara kebutuhan mencapai 600.000 ton. Pemerintah mengalokasikan Rp55,65 miliar untuk pengembangan bawang putih di Lombok Timur, NTB, meliputi 658 hektare lahan, 15 unit irigasi, 9 traktor, dan 17 pompa air. Upaya ini sekaligus bagian dari ketahanan pangan Polri dengan penanaman serentak di 17 provinsi. Di Lombok Timur, panen raya melibatkan 105 hektare lahan, 9 kelompok tani, dan 287 petani, menghasilkan produksi sekitar 1.050 ton. Pemerintah juga memastikan pasokan benih dengan cadangan impor bila diperlukan. Pengembangan sentra produksi di NTB menanam 120 hektare dengan proyeksi panen November 2026. Koordinasi antara kementerian, lembaga, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan petani menjadi kunci mencapai ketahanan pangan bawang putih.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Di Tangan Amran, Kerajaan Bawang Putih RI Mau Bangkit dari Kubur
19 Agustus 2026 pukul 16.35 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Zulhas Sebut Pemerintah Bakal Kurangi Ketergantungan Impor Bawang Putih
20 Agustus 2026 pukul 09.49 · Baca aslinya ↗