Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Bangun Ketahanan Pangan Bawang Putih melalui Pengembangan Produksi di 17 Provinsi

Indonesia masih bergantung 90-95% pada impor bawang putih dari China karena produksi dalam negeri hanya 39.000-40.000 ton per tahun, sementara kebutuhan mencapai 600.000 ton. Pemerintah mengalokasikan Rp55,65 miliar untuk pengembangan bawang putih di Lombok Timur, NTB, meliputi 658 hektare lahan, 15 unit irigasi, 9 traktor, dan 17 pompa air. Upaya ini sekaligus bagian dari ketahanan pangan Polri dengan penanaman serentak di 17 provinsi. Di Lombok Timur, panen raya melibatkan 105 hektare lahan, 9 kelompok tani, dan 287 petani, menghasilkan produksi sekitar 1.050 ton. Pemerintah juga memastikan pasokan benih dengan cadangan impor bila diperlukan. Pengembangan sentra produksi di NTB menanam 120 hektare dengan proyeksi panen November 2026. Koordinasi antara kementerian, lembaga, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan petani menjadi kunci mencapai ketahanan pangan bawang putih.

Menurut tiap media