Pemerintah Bangun Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Bekasi dan Daerah Lain
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Pemerintah meluncurkan tiga Pembangunan Sampah Energi Listrik (PSEL) untuk mengelola gunung-gunung sampah secara bertahap. PSEL pertama beroperasi atau diregosikan pada Oktober 2026 di Sumatera Selatan, sementara PSEL Kota Bekasi dibangun dengan investasi Rp 3 triliun. Fasilitas ini beroperasi dengan kapasitas 1.000 ton sampah per hari (500.000 ton per tahun) dan diproyeksikan selesai pertengahan 2028. PSEL Bekasi diproyeksikan mengurangi emisi karbon 640.000 ton CO2 per tahun serta menyerap 1.000 tenaga kerja. Listrik hasil pengolahan akan dibeli PLN melalui PPA dengan harga US$ 0,20 per kWh. TNI AD juga siap mengolah sampah menjadi bahan bakar minyak dengan kapasitas 1.500 ton per hari. Dengan teknologi ini, diperkirakan 70% sampah dapat terurai dalam tiga tahun ke depan, mengurangi tinggi gunung sampah di Bekasi hingga 60 meter.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Zulhas: Kita akan Menghabisi Secara Bertahap Gunung-gunung Sampah
26 Agustus 2026 pukul 11.24 · Baca aslinya ↗
kumparan
PSEL Kota Bekasi Mulai Dibangun, Danantara Targetkan Rampung Akhir 2027
26 Agustus 2026 pukul 14.55 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Bekasi Bangun Pengolahan Sampah Jadi Listrik (PSEL), Ini Pengembangnya
26 Agustus 2026 pukul 15.45 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Menko Pangan meresmikan pembangunan fasilitas PSEL Kota Bekasi
26 Agustus 2026 pukul 16.05 · Baca aslinya ↗