Bekasi Bangun Pengolahan Sampah Jadi Listrik (PSEL), Ini Pengembangnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) meresmikan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik, Bekasi. Fasilitas ini beroperasi dengan kapasitas 500.000 ton sampah per tahun, nilai investasinya Rp 3 triliun. Proyek menargetkan mengolah 70% dari total timbulan sampah di wilayah Bekasi serta menekan penggunaan lahan TPA hingga 90%. PSEL Bekasi diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 640.000 ton setara CO2 per tahun dan menyerap 1.000 tenaga kerja. Fasilitas diproyeksikan beroperasi pada pertengahan 2028 dengan listrik hasilnya dibeli PLN melalui Power Purchase Agreement (PPA) dengan harga US$ 0,20 per kWh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 16.05
Menko Pangan meresmikan pembangunan fasilitas PSEL Kota Bekasi
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 14.55
PSEL Kota Bekasi Mulai Dibangun, Danantara Targetkan Rampung Akhir 2027
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 15.31
PLN Bangun Gardu Hubung Spesial, Listrik dari PSEL Bekasi Langsung Disalurkan ke Warga
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.15
Danantara Resmikan Proyek PSEL Rp 3 Triliun di Bekasi, Solusi Atasi Darurat Sampah
Berita terkait
Proyek PSEL di Yogyakarta Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.30
Zulhas Ungkap Alasan Proyek PSEL Diminati: Ada Potensi Perdagangan Karbon
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.09
Zulhas Ungkap Regulasi Ruwet Sebelum PSEL Bekasi Direalisasikan
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.29
Danantara Groundbreaking PSEL Bekasi Senilai Rp3 Triliun
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 12.04