Pemerintah dan Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah. Keputusan ini diambil atas instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui koordinasi antara Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui kebijakan ini memberikan beban finansial besar bagi negara karena peningkatan alokasi anggaran subsidi.
Kenaikan beban subsidi terjadi di tengah lonjakan harga minyak dunia. Terdapat perbedaan data harga minyak dunia yang dilaporkan: SINDOnews menyebut harga melonjak hingga USD108 per barel pada 11 September 2026, sementara Warta Ekonomi menyebut harga menembus US$100 per barel dengan rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) periode Januari-September 2026 berada di kisaran US$85-90 per barel.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga menjamin harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir 2026 meskipun terjadi fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Untuk BBM nonsubsidi (JBU), harga tetap ditetapkan mengikuti formula yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Tahan Harga BBM Subsidi Tidak Naik saat Minyak Dunia Mendidih, Bahlil: Ini Berat
11 September 2026 pukul 15.43 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Minyak Dunia Tembus US$100, BBM Subsidi Tak Naik: Pemerintah Rela Tambah Beban Subsidi
11 September 2026 pukul 16.48 · Baca aslinya ↗
Sejalan dengan Pemerintah, Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik
12 September 2026 pukul 15.12 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026
12 September 2026 pukul 15.00 · Baca aslinya ↗