Pemerintah Kabari TKD 2026-2027 untuk Atur Belanja Daerah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah Kota Tanjungpinang menerima tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD) tahun anggangan 2026 senilai Rp8,1 miliar dari pemerintah pusat. Sekretaris Daerah Zulhidayat menyatakan dana tambahan ini memberikan ruang fiskal untuk menyusun perubahan anggaran dan menyelesaikan kewajiban pembayaran gaji PNS dan PPPK serta menyelesaikan tunda bayar melalui APBD perubahan. Pemkot menyampaikan apresiasi atas perhatian pusat terhadap kondisi fiskal daerah, dengan dana dimasukkan dalam APBD Perubahan 2026 sesuai kebutuhan di lapangan.
Di sisi lain, APBD Provinsi Banten tahun 2027 diproyeksikan turun menjadi Rp9,51 triliun dari Rp10,27 triliun tahun 2026 akibat penyesuaian TKD dari pusat. Dalam KUA-PPAS 2027, pendapatan ditargetkan Rp9,51 triliun lebih dan belanja Rp9,49 triliun lebih, mencatat surplus Rp13,39 miliar. Gubernur Andra Soni meminta efisiensi dan kreativitas meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengoptimalkan belanja program prioritas berdampak langsung bagi masyarakat.
Perbedaan signifikan terlihat pada arah perubahan anggaran: Tanjungpinang menerima tambahan Rp8,1 miliar, sementara Banten proyeksi anggarannya mengalami penurunan sebesar Rp760 miliar. Kedua daerah menyesuaikan kebijakan dengan kondisi fiskal yang berbeda akibat penyesuaian TKD dari pusat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Pemda Lega, Kucuran TKD Bukan Hanya untuk Gaji PPPK
19 Agustus 2026 pukul 05.35 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Penyesuaian TKD, APBD Banten Diproyeksikan Turun Jadi Rp 9,51 Triliun
19 Agustus 2026 pukul 10.13 · Baca aslinya ↗