Pemerintah Lelang 380 Ribu Ton Beras Bulog untuk Diolah jadi Tepung
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah akan melelang 380.000 ton beras Bulog yang mengalami penurunan mutu akibat penyimpanan lama untuk diolah menjadi tepung beras nasional. Lelang dilakukan melalui KPKNL Kemenkeu dengan harga minimum Rp11.000 per kilogram, lebih murah daripada beras SPHP medium yang dijual di Rp12.000 per kilogram. Menurut Detik.com, seluruh 380.000 ton beras cadangan mengalami penurunan mutu, sementara CNBC Indonesia menyatakan sekitar 300.000 ton dari total stok tersebut termasuk beras dengan mutu turun.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan langkah ini dilakukan untuk menambah pasokan bahan baku tepung sekaligus menekan harga tepung di pasar. Pemerintah juga menghentikan impor beras pecah sejumlah 380.000 ton yang sebelumnya digunakan sebagai bahan baku tepung beras. Menurut Menteri Pertanian Amran Sulaiman, keputusan ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal menjelaskan bahwa beras berusia lebih dari 10 bulan justru cocok untuk industri tepung karena kadar amilosa yang sesuai dengan kebutuhan pengolahan. Dengan stok Bulog mencapai 5 juta ton, kebijakan ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan penggunaan beras yang kurang mutu tetapi juga mendukung kemandirian pangan dan stabilitas pasokan bahan baku tepung di dalam negeri.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Beras Bulog Turun Mutu 380 Ribu Ton Bakal Dilelang Rp 11 Ribu/Kg
7 September 2026 pukul 14.18 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Bulog Mau Ubah 380 Ribu Ton Beras Umur 10 Bulan Jadi Tepung, Ada Apa?
7 September 2026 pukul 15.20 · Baca aslinya ↗