Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Pastikan Stok Ritel Aman
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Pemerintah menarik 25 merek beras fortifikasi dari peredaran karena hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan gizi tidak sesuai label kemasan. Bapanas telah mengirimkan surat peringatan kepada 11 pelaku usaha terkait, dan izin edar produk tersebut akan dicabut. Hingga September 2026, 12 merek beras fortifikasi yang bermasalah telah menghentikan produksi dan menarik stok dari pasar, sementara sisanya masih dalam proses penyelidikan dengan dugaan unsur pidana yang sedang diteliti oleh Bareskrim dan Satgas Pangan Polri.
Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, pemerintah menambah satu juta ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Perum Bulog. Beras SPHP ini akan didistribusikan melalui pasar modern dan pasar rakyat. Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai 4,6 juta ton dengan realisasi penyaluran SPHP mencapai 794 ribu ton sejak Maret 2026.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditarik, Mendag Pastikan Stok Ritel Aman
17 September 2026 pukul 13.45 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok di Ritel Aman
17 September 2026 pukul 15.15 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Mendag Pastikan Stok Beras Ritel Aman di Tengah Penarikan 25 Merek Beras Fortifikasi
17 September 2026 pukul 18.28 · Baca aslinya ↗