25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok di Ritel Aman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347211/original/045895600_1789284398-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_11.16.28.jpeg)
Pemerintah menarik 25 merek beras fortifikasi dari peredaran karena hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan gizi tidak sesuai label kemasan. Bapanas telah mengirimkan surat peringatan kepada 11 pelaku usaha terkait, dan izin edar produk tersebut akan dicabut. Saat ini, 12 merek telah menarik stoknya, sementara sisanya masih dalam proses. Dugaan unsur pidana dalam kasus ini juga tengah didalami oleh Bareskrim dan Satgas Pangan Polri.
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan stok beras di pasar ritel tetap aman. Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, pemerintah menambah satu juta ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Perum Bulog. Beras SPHP ini akan didistribusikan melalui pasar modern dan pasar rakyat. Hingga 16 September 2026, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog tercatat mencapai sekitar 4,6 juta ton.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.45
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditarik, Mendag Pastikan Stok Ritel Aman
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.28
Mendag Pastikan Stok Beras Ritel Aman di Tengah Penarikan 25 Merek Beras Fortifikasi
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.20
Kronologi Dosa-Dosa 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal Terbongkar
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.49
Mentan Amran Tegaskan Beras Fortifikasi Palsu tak Boleh Lagi Beredar
Berita terkait
Stok Beras Indonesia Diklaim Aman Hadapi El Nino
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.34
25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Produksi Disetop dan Stok Ditarik
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 20.10
Bapanas: 25 Merek beras fortifikasi culas berhenti produksi-ditarik
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 18.38
Produsen Setop Produksi-Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.13