Pemerintah Tindak Tegas Mafia Beras Fortifikasi atas Perintah Prabowo
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Pemerintah Indonesia, di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, akan membongkar praktik mafia beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar. Hasil pengawasan 178 sampel beras di 11 provinsi menunjukkan 93 persen sampel tidak sesuai SNI 9372:2025, termasuk ketidaksesuaian pelabelan, mutu, dan kandungan gizi. Harga jual beras fortifikasi mencapai Rp56.000 per kilogram, jauh di atas harga seharusnya Rp13.000-Rp20.000 untuk beras biasa.
Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman melantik tiga pejabat baru dari TNI dan Polri untuk memperkuat penanganan kasus ini. Para pejabat diberi tugas menstabilkan harga pangan dan memberantas mafia beras. Amran menyatakan siap mempertaruhkan segalanya untuk membongkar jaringan praktik fraud ini demi melindungi ekonomi rakyat kecil.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Dapat Perintah Prabowo, Amran Siap Hajar Mafia Beras Fortifikasi
14 September 2026 pukul 10.18 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Amran Lantik Perwira TNI-Polri, Diberi Tugas Sikat Mafia Beras
14 September 2026 pukul 12.31 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Mafia Beras Dibongkar Pekan Depan!
14 September 2026 pukul 12.33 · Baca aslinya ↗