Mafia Beras Dibongkar Pekan Depan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan membongkar praktik mafia beras pekan depan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan adanya anomali pada beras fortifikasi yang dijual jauh di atas harga wajar, mencapai Rp56.000 per kilogram dari harga seharusnya Rp13.000. Langkah tegas ini dilakukan atas perintah Presiden Prabowo untuk melindungi konsumen dan ekonomi rakyat kecil.
Temuan ini didasarkan pada pengawasan 178 sampel beras di 11 provinsi, di mana hasil laboratorium menunjukkan 93% sampel tidak memenuhi standar SNI 9372:2025. Ketidaksesuaian ditemukan pada aspek pelabelan, mutu, serta kandungan gizi yang tidak sesuai dengan klaim pada kemasan. Pemerintah berkomitmen menindak tegas pelaku penipuan ini demi menjamin akses beras dengan harga wajar bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 12.31
Amran Lantik Perwira TNI-Polri, Diberi Tugas Sikat Mafia Beras
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.18
Dapat Perintah Prabowo, Amran Siap Hajar Mafia Beras Fortifikasi
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 19.00
Bapanas Bongkar 93% Beras Fortifikasi Tak Sesuai Ketentuan
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.20
Amran Kantongi Restu Prabowo Gebuk Mafia Beras: Beliau Bilang Gaspol
Berita terkait
Gebuk Mafia, Kepala Bapanas Pastikan Pengawasan Beras Fortifikasi Makin Tajam
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.12
Pemerintah Bakal Rugi Rp 71 Triliun Gegara Beras Fortifikasi
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 09.25
Mentan Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai SNI, Konsumen Bisa Rugi Rp 71,9 Triliun
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 09.20
Beras Fortifikasi Bertebaran, Bikin Beras Medium-Premium Langka?
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.08