Pengamat: NU Harus Jaga Independensi dari Kekuatan Politik
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pengamat politik Ujang Komarudin menegaskan pentingnya kemandirian Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial-keagamaan terbesar di Indonesia. Dalam konteks Muktamar ke-35 NU, ia memperingatkan agar NU tidak terkooptasi oleh kepentingan kekuasaan politik, karena keterlibatan berlebihan dapat mengganggu fungsi utama keormasan dalam pemberdayaan sosial, ekonomi, dan keagamaan. Ujang mendorong konsep 'New NU' yang tidak tergantung pada kekuasaan, serta mengharapkan pemilihan Rais Aam dengan kapasitas keulamaan kuat. Media Indonesia menyebut lokasi Muktamar di Jombang, sementara JPNN.com menyebut Jakarta. Perbedaan posisi ini perlu diperhatikan. Yenny Wahid menekankan rekonsiliasi faksi internal, sementara Gus Lilur menyoroti benturan kepentingan terkait posisi tokoh di kabinet.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan
24 Agustus 2026 pukul 21.43 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Pengamat: NU harus Jaga Jarak dari Kelompok Penguasa
25 Agustus 2026 pukul 14.40 · Baca aslinya ↗