Kemenkeu Ambil Alih Utang Whoosh Mulai 15 September 2026, Skema Masih Dalam Pembahasan
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pengelolaan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) akan dialihkan ke Kementerian Keuangan mulai 15 September 2026. Skema pembayaran utang masih dalam tahap pengkajian, dengan kemungkinan penggunaan lebih dari satu Special Mission Vehicle (SMV). Pemerintah berencana menunjuk PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) sebagai SMV untuk menanggung risiko utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dengan first loss basis.
ANTARA News menyebutkan skema pembayaran masih dalam diskusi, sementara JPNN.com dan Liputan6.com menyatakan skema masih dalam pengkajian mendalam. JPNN.com membuka peluang penggunaan minimal dua perusahaan SMV, baik kecil maupun besar, sementara Liputan6.com menekankan kemungkinan penggunaan lebih dari satu SMV. Dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2027, pemerintah berencana menunjunju PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) sebagai SMV.
Untuk mengelola risiko, pemerintah menyiapkan langkah-langkah mitigasi seperti pemantauan, pengawasan, dan pelaporan kinerja. Koordinasi dilakukan dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan penguatan manajemen risiko di PT Kereta Api Indonesia (Persero). Para ahli menilai skema ini dapat menjadi penyangga bagi APBN, namun pemerintah perlu melakukan stress test terkait pengambilalihan 60 persen porsi saham PT KCIC.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Purbaya: Kemenkeu terima Whoosh 15 September, skema masih dikaji
28 Agustus 2026 pukul 20.01 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Mulai 15 September, Kemenkeu Resmi Ambil Alih Pengelolaan Utang Kereta Cepat Whoosh
28 Agustus 2026 pukul 20.32 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Kemenkeu Ambil Alih Utang Whoosh Mulai 15 September 2026
28 Agustus 2026 pukul 20.45 · Baca aslinya ↗