Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran: Dampak Emisi dan Pengelolaan Fluida

Pengembangan panas bumi di Gunung Ungaran, Jawa Tengah, berpotensi mengurangi emisi gas rumah kaca di sektor ketenagalistikelan serta memperkuat diversifikasi sumber energi listrik. Menurut Eng. Agus Setyawan dari Undip, pembangkit listrik tenaga panas bumi menghasilkan emisi CO2, SOx, NOx, dan partikulat yang jauh lebih rendah dibandingkan pembangkit berbahan bakar fosil. Karena fluida reservoir membawa gas alami seperti CO2 dan H2S, tingkat emisi akhir tergantung pada karakteristik fluida serta teknologi pengelolaan yang diterapkan. Untuk meminimalisir pembuangan limbah berbahaya, dilakukan proses reinjeksi kembali fluida ke reservoir. Pengelolaan sumber daya menjadi faktor krusial dalam mengoptimalkan manfaat energi rendah karbon dari proyek ini.

Menurut tiap media